Rabu, 23 Maret 2011

Ternyata UFO ada didalam Bible

Di dalam membahas persoalan UFO (Unidentified Flying Object=Benda
Terbang Tak Dikenal) banyak penulis barat telah menunjuk pada
peristiwa-peristiwa dalam kitab Alkitab yang ada persamaannya dengan
penyaksian modern UFO masa kini. Terutama apa yang dialami oleh
seorang nabi bangsa Israel yang bernama Yehezkiel (Ezekiel) yang
menyaksikan “jentera-jentera” yang berapi adalah sebuah contoh yang
amat populer. Diperkirakan nabi Yehezkiel hidup pada kurang lebih
600 tahun sebelum masehi. Peristiwa yang dialaminya itu tercatat
pada kitab Nabi Yehezkiel terutama pada permulaan dari kitab
Yehezkiel.

Pada pasal 1 ayat 4-5 (lihat Alkitab): “Lalu aku melihat sungguh
angin badai bertiup dari utara dan membawa segumpal awan yang besar
dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi dengan
sinar; di dalam; di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasana
mengkilat. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat
makhluk hidup.”

Pada pasal 1 ayat 10 tertulis: “Keempatnya mempunyai muka manusia
didepan, singa disebelah kanan, muka lembu disebelah kiri dan muka,
rajawali dibelakang. Dilanjutkan dengan pasal 1 ayat 13-14: Ditengah
makhluk hidup itu kelihatan seperti api yang menyala. Makhluk-
makhluk hidup itu terbang kesana kemari seperti kilat”.

Keseluruhan dari bab pertama tentang Yehezkiel mungkin berisikan
gambaran yang sangat menakjubkan dan baik dalam kitab Injil tentang
penerbangan dan pendaratan pesawat ruang angkasa. Kejadian itu
berlangsung di tanah Kaldean dengan sungai Chebar.

Pada kitab Yehezkiel itu, nabi Yehezkiel menjelaskan dengan cermat
sekali bentuk pesawat ruang angkasa itu, sehingga seorang ahli
tekhnik NASA (National Aeronautics and Space administration) yang
bernama Josef F. Blumrich berhasil dalam merekonstruksikan pesawat
ruang angkasa yang diterangkan oleh nabi Yehezkiel dengan petunjuk
apa adanya.


Diterangkan dalam kitab Injil bahwa nabi Yehezkiel dibawa oleh
pesawat ruang angkasa itu kesuatu tempat, dengan keterangan: “Dalam
tahun keduapuluh lima sesudah pembuangan kami, yaitu pada permulaan
tahun, pada tanggal sepuluh bulan itu, dalam tahun keempat belas
sesudah kota itu ditaklukkan, pada hari itu juga kekuasaan Tuhan
meliputi aku (Yehezkiel) dan dibawaNya aku dalam penglihatan-
penglihatan Illahi ke tanah Israel dan menempatkan aku di atas
sebuah gunung yang tinggi sekali. Di atas itu dihadapanku ada yang
menyerupai bentuk kota. Kesanalah aku dibawanya. Dan lihat, ada
orang yang kelihatan seperti tembaga dan ditangannya ada tali lenan
beserta tongkat pengukur; dan ia berdiri di pintu gerbang. Orang itu
berbicara kepadaku:”Hai anak manusia, lihatlah dengan teliti dan
dengarlah dengan sungguh-sungguh dan perhatikanlah baik-baik segala
sesuatu yang akan kuperlihatkan kepadamu, karena untuk itulah kau
dibawa kemari supaya aku memperlihatkan semua itu
kepadamu..”(Yehezkiel 40:1-4)”

Dalam bukunya yang terkenal, yang dalam edisi bahasa Indonesianya
berjudul: Asal Usul Kecerdasan Manusia, Erich von Däniken memberi
komentar lebih lanjut:”Kemana Yehezkiel di bawa?” Blumrich juga
telah bertanya: “Dimanakah Yehezkiel?”

Yehezkiel memberikan ukuran yang tepat tentang empat pintu gerbang
utama pada sebuah gereja, memberikan arah kompas mengenai letak
gerbang-gerbang itu dan akhirnya menyebuktan adanya sebuah sungai
kecil yang ada di sisi gereja dan menjadi sungai besar di sebuah
lembah luas. Juga ditekankan bahwa Yehezkiel dibawa ke sebuah gunung
yang sangat tinggi.

Dengan bukti sedikit ini, Erich von Däniken berusaha keras menemukan
dimana lokasi dan peninggalan gereja itu. Yang pasti Yehezkiel tidak
mengetahui nama gunung itu. Tak mungkin ia dibawa ke Yerusalem atau
Babilonia karena ia pernah tinggal lama di daerah-daerah itu.

Mungkinkah Yehezkiel dibawa ke kuil Inca di Amerika Selatan? Jawaban
ini dibantah karena kuil Inca tidak mempunyai empat pintu utama,
tiang-tiang maupun halaman depan. Ataukah ia dibawa ke piramid, ke
sebuah kuil di Amerika Tengah? Namun di sana tidak terdapat gunung
yang amat tinggi.

Akhirnya seorang pembaca dari buku-buku Erich von Däniken menulis
surat kepadanya. Seorang pembaca Jerman yang bernama Marier itu
memberitahu penulisan tentang kuil-kuil di Srinagar di Tanah
Kashmir
. Anehnya salah satu kuil iu dinamakan Kuil Yahudi dan kuil
ini mempunyai empat pintu dan sebuah halaman depan dan segala
sesuatu yang seharusnya dipunyai oleh Kuil Yahudi.

Pembaca yang baik hati itu juga menyelipkan denah kuil itu di dekat
Martand, tiga puluh kilometer dari Srinagar. Suatu hal yang sangat
cocok bahwa didekat kuil itu ada sebuah sungai kecil yang akhirnya
menjadi aungai di tanah Kashmir. Pegunungan yang amat tinggi, yakni
Himalaya menghiasi latar belakangnya.

Memang kuil Yahudi di Srinagar itu disebut juga “Kuil Matahari” (Sun
temple) dan merupakan reruntuhan kuil paling besar di Kashmir.
Ketika Erich von Däniken mengadakan suatu ekspedisi pada tahun 1976
kesana, mereka melihat halaman depan dengan pintu utama, tujuan
tangga dan ruang suci di dalamnya. Dan memanglah terdapat sebuah
sungai kecil di dekat reruntuhan yang memantulkan pegunungan
Himalaya. Suatu perkiraan bahwa Yehezkiel pasti diangkut dengan
pesawat ruang angkasa dan mendarat di halaman depan itu: “Lalu
dibawanya aku ke pintu gerbang yang menghadap ke sebelah Timur.
Aungguh, kemuliaan Allah Israel datang dari sebelah timur dan
terdengarlah suara seperti air terjun yang menderu dan bumi bersinar
karena kemuliaanNya. Yang kelihatan kepadaku itu adalah seperti yang
kelihatan kepadaku ketika Ia datang untuk memusnahkan kota itu dan
seperti yang kelihatan kepadaku di tepi sungai Kebar, maka aku
sembah sujud. Sedang kemuliaan Tuhan masuk di dalam bait Suci
melalui pintu gerbang yang menghadap kesebelah Timur.”(Yehezkiel
43:1-4).

Bandingkan denah Temple of Martand” dengan denah
bait suci (kuil) yang digambarkan oleh Nabi Yehezkiel.


temple of martand

denah kuil gambaran yehezkiel

Dalam teks di atas secara jelas telah disebutkan bahwa pesawat ruang
angkasa
itu memasuki kuil. Apakah mungkin ada jejak yang dapat
dilacak di daerah itu? Selama dua hari penuh mereka berjalan
mengelilingi daerah itu dengan alat pengukur radiasi (Geiger
counter). Namun tak terjadi apa-apa, hingga pada sebuah jalur yang
muncul pada pintu utama, jarum jarum bergetar dengan hebat disertai
suara gemertak keras mengganggu telinga melalui earphone selama
beberapa detik.

Jalur yang mengandung radiasi itu membuat medan radiasi radioaktif
selebar 1,50 meter. Berapakah panjangnya? Perlahan lahan Erich
berjalan dari ujung sebelah kanan menuju kekiri. Detakan di telinga
terus terdengar tapi tidak merata. Mereka menggunakan monitor
elektronik portable, type TMB2. 1, dibuat oleh perusahaan Munich
Munchner Apparatebau. Alat ini biasa dipakai untuk mengukur serta
mengontrol radiasi alpha, beta gamma dan neutron.

Pada tempat-tempat tertentu jarum menunjuk pada akhir skala,
sehingga timbul pertanyaan: Apakah kita berjalan diatas sebuah
jaringan uranium jauh dibawah tanah? ataukah ada tambang radioktif
di dalam tanah?

Di tempat suci (Bait Suci) dari kuil yang telah runtuh itu terdapat
batu persegi yang padat dan tampak seperti sebongkah beton buatan
dengan sisi sepanjang 2.80 meter. Tinggi tak dapat diukur karena
dasarnya tenggelam ke dalam tanah. Alat detektor mereka menunjukkan
bahwa mungkin lempengan batu itu mempunyai inti bahan bahan metal.

Keesokan harinya teman teman dari Erich von Daniken yang merupakan
ahli arkeologi bernama Profesor Hassnain dan Kohl membawa mereka ke
reruntuhan Pashaspur, yang juga cukup dekat dengan Shrinagar. Mereka
menunjukkan tiga kuil yang berbeda tetapi masing-masing memiliki
batu batu persegi yang amat padat, seperti yang dijumpai sebelumnya.
Sekali lagi teks dalam Yehezkiel membuat kita semua keheranan:

“Hai anak manusia, inilah tempat tahtaKu dan inilah tempat tapak
kakiKu, di sinilah Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel
selama-lamanya.”(Yehezkiel 43:7).

Apakah Tuhan meninggalkan jejak di lantai Bait Suci yang memberi
suatu tanda bahwa adanya sebuah deposit atau pesan yang amat penting
sekali? Ataukah pengunjung dari luar bumi itu meninggalkan “sesuatu”
yang diperuntukkan bagi kita dalam blok batu misterius itu yang
masih menunjukkan kehadiran mereka walaupun telah berabad-abad
lamanya.

“Saya ingin membujuk kaum ilmuwan India agar mau memecah batu itu
untuk menyelidiki badian dalamnya, hingga tahu apa sebabnya terdapat
radiasi” demikian kata Erich von Däniken mengakhiri analisanya
terhadap kitab Yehezkiel yang berhasil dengan gemilang. Sedang apa
yang terjadi sesungguhnya pada tahun 600 sebelum masehi itu kita
hanya dapat mengira-ngira bahwa Tuhan telah menunjukkan istanaNya di
bumi pada manusia yang bernama Yehezkiel. Benarkah “kuil Yahudi”
atau “Kuil Matahari” itu istana Tuhan di Bumi?

A UFO as imagined in late Josef Blumrich’s 1973 book The Spaceships of Ezekiel (Bantam. ISBN 0553083783). Unaware that Ezekiel had described God enthroned, Blumrich, a NASA rocket engineer, reinterpreted Ezekial’s description as a UFO. Blumrich worked on the Saturn 5 rocket, the Lunar Lander and on Skylab.

Dua penerbangan dialihkan gara-gara kehadiran UFO di China

Dua penerbangan dialihkan gara-gara kehadiran UFO di China
Kamis, 07 Oktober 2010(untuk kalangan tertentu)

Benda terbang tak dikenal atau yang lebih sering disebut UFO (Unidentified Flying Object) kembali mengganggu penerbangan di China. Kali ini UFO tersebut menampakan diri tidak jauh dari lokasi Bandara Baotou. Kehadiran benda terbang tak dikenal ini membuat dua pesawat yang sedianya akan mendarat di bandara tersebut, terpaksa diarahkan untuk melakukan pendaratan di bandara lain guna menghindari terjadinya kecelakaan.

UFO GANGGU PENERBANGAN DI CHINA

Untuk ketiga kalinya dalam tahun ini, obyek tak dikenal di udara atau unidentified flying object (UFO) dilaporkan beredar di kawasan China. Laporan terbaru menyebutkan, sebuah bandara di Baotou, Mongolia, telah menunda pendaratan 3 pesawat selama 1 jam akibat penampakan UFO bulan lalu.

Pada Juli lalu, Bandara Xiaoshan di China dilaporkan ditutup selama beberapa hari akibat kehadiran UFO yang tampak mengitari langit di sekitarnya. Sementara penampakan UFO lainnya terlihat pada awal musim panas tahun ini di Hongkong.

Penampakan terbaru UFO terlihat pada pukul 20.00 waktu setempat sekitar 4 kilometer timur Bandara Baotou. Akibatnya, dua penerbangan, satu diantaranya dari Beijing dan satu lainnya dari Shanghai, terpaksa dialihkan pendaratannya ke bandara lain. "Bandara menerima laporan dari Biro Manajemen Lalu Lintas Udara Hohhot tentang adanya penampakan UFO. Untuk menjamin keamanan pendaratan, pesawat yang menuju bandara itu diperintahkan untuk mendarat di bandara lainnya. Kalau tidak, kemungkinan terjadinya kecelakaan tak dapat dihindarkan," kata juru bicara Bandara Baotou.

Beberapa sumber berupaya mengaitkan penampakan UFO di kedua bandara sebagai sebuah pesawat tempur China. Namun, hingga kini belum ada pihak yang menjamin kepastian tentang penampakan itu.

Kamis, 17 Maret 2011

Cinta sejati dan teman sejati

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur, ketika kita menangis, ketika kita membayangkan, ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.

Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal - hal yang tidak ingin kita lepaskan...
Orang - orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah... melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba.
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

CINTA yang AGUNG adalah...
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'

Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI...
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI...
Mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa'
Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu sebentar'
Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri'
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'

MENCINTAI...
BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
MEMAAFKAN...
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
MENGERTI...
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu – sedu.
Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar - benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar - benar mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'.
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu.
Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.
And now find U'r Love ... ... ...

Senin, 14 Maret 2011

Tsunami Japan 2011











Romance of Three Kingdom

Ini adalah sebuah sastra klasik China yang ditulis oleh Luo Guan Zhong (1330-1400), dan pemimpin China yang tersohor Mao Zhe Dong membacanya lebih dari 70 tahun. Sastra klasik yang dikenal dengan Romance of Three Kingdom ini, ditulis dalam 120 bab yang menceritakan sejarah era tiga negara pada tahun 220-280.

Dalam hati bertanya, ada apa dengan sastra klasik ini sehingga dapat terkenal dan mendunia?

Sastra ini menceritakan, pada akhir kerajaan Han Timur "Dong Han" ( 25 SM- 220M) terjadi pemberontakan rakyat yang dipimpin oleh Zhang Jiao dan dikenal dengan pemberontakan Huang Jin (Slayer Kuning). Dengan kejadian ini kekuasaan kerajaan telah hilang 3/4 wilayahnya yang menyebabkan terbentuknya kekuatan penguasa militer yang bertugas untuk memberantas pemberontakan tersebut. Kejadian tersebut mengakibatkan sentralisasi kekuatan dan dilanjutkan dengan masa peralihan atau era tiga negara.


Kisah yang kompleks dan paradoks, bila dicerna baik-baik akan terbuka jalan pemikiran mengenai metode tri tunggal paradoks yang memiliki fungsi untuk menganalisa masalah sosial baik secara makro maupun mikro.

Tri tunggal paradoks dalam Romance of Three Kingdom ini:

1. Rezim negara Wei Utara: penguasa militer yang berdarah bangsawan, Cao Cao (155-220), melakukan kudeta terhadap istana. Penasehat yang terkenal adalah Si Ma Yi dan anaknya adalah Cao Pi (Putra Mahkota).
2. Rezim negara Wu Timur: penguasa militer daerah, Sun Quan (182-252), melakukan pemberontakan. Orang yang juga berperan dalam rezim ini adalah ayahnya Sun Jian, kakaknya Sun Ce dan penasehat Zhou Yu.
3. Rezim negara Shu Barat: rezim yang diprakasai oleh Liu Bei (161-223) yang memiliki saudara angkat Guan Yu, Zhang Fei. Pengangkatan saudara ini dilakukan di kebun bunga persik dan mereka adalah pasukan penguasa militer yang disersi dan melakukan pemberontakan rakyat, selain itu juga mengklaim bahwa mereka adalah turunan kerajaan. Penasehat yang termashyur sepanjang masa adalah Zhu Ge Liang (Kong Ming), sedangkan anak dari Liu Bei yang merupakan putra mahkota Liu Chan Yang dikatakan super dungu.

Dalam tri tunggal paradoks ini, pada akhirnya disatukan oleh si pemenang yaitu Si Ma Yan (236-290) yang merupakan cucu dari Si Ma Yi dan anak dari Si Ma Zhao dengan melakukan kudeta dan mendirikan Jin (250-316) Barat .

Walaupun kisah yang diceritakan sangat menarik ada yang tak kalah menarik yaitu sebuah jawaban yang tertera di tembang puisi pembukaan dan awal kalimat bab 1 yang saya coba terjemahkan secara bebas.

Gelombang sungai Chang Jiang yang bergelora mengalir jauh ke timur.
Percikan Ombak mendulang habis para pahlawan.
Benar atau salah, sukses atau gagal semua kembali ke alam hampa.
Gunung Hijau masih tegar disana.
Matahari senja terbenam berulang dengan irama yang sama.
Ada sepetak tanah di tepi sungai.
Pemancing dan penebang pohon telah beruban.
Melihat bulan pada musim gugur
Mendengar angin sepoi di musim semi
Hal yang rutin dijalankan.
Sepoci arak keruh, bersuka cita saat bertemu.
Peristiwa dari zaman dahulu hingga sekarang
Disajikan dalam wacana ringan dan tawa.

Menceritakan dan menganalisa seluruh kekuasaan di dunia, yang terberai lama akan menjadi satu dan kesatuan yang lama akan terberai.

Pendekar

Di dunia ini banyak sekali cerita pendekar atau jagoan yang membela kaum yang lemah. Contoh dalam versi barat Robin Hood, untuk versi Betawi ada si Pitung. Tapi ketika saya mengatakan mereka pendekar, bisa jadi di lain pihak mengatakan adalah penjahat atau preman. Hal ini bisa terjadi karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda.

Kisah klasik dunia saya mencoba melihat dari budaya yang menjadi bagian di Indonesia yaitu Arab, India dan China. Sebagai informasi ketiga budaya ini pernah masuk ke Indonesia yaitu kereta paksi naga liman (kereta yang merupakan gabungan dari tiga hewan yaitu garuda, gajah dan naga) yang ada di Cirebon.

Kisah dari Arab yaitu kisah 1001 malam yang menceritakan berbagai hal sehingga dapat membuat raja berubah menjadi seorang raja yang bijak.

Kisah dari India yaitu Ramayana dan Mahabrata. Ramayana yang ditulis oleh Walmiki menceritakan tentang Rama dan arti kesucian sang permaisuri, Shinta. Mahabrata yang ditulis oleh Wiyasa menceritakan tentang perang saudara demi kekuasaan. Ramayana dan Mahabrata adalah kisah yang masuk ke Indonesia pada abad ke 10 yang diterjemahkan dalam bahasa kawi kuno. Versi Jawa pada umumnya dilakonkan pada dunia wayang yang mana menjadi bagian dari falsafah, wejangan dalam hidup rumah tangga yang berhubungan dengan harta, tahta dan wanita dalam budaya Jawa.

Kisah Mahabrata yang ditilik dari kisah China yaitu Romance of Three Kingdom yang mana menceritakan tentang strategis, politik, perang militer dan kekuasaan negara. Hal ini sangat berhubungan erat dengan tahta kekuasaan yang mana untuk zaman modern, abad 21, tentu kepemimpinan dan kekuasaan dengan pola dinasti pasti sudah tidak relevan lagi.

Walau kisah Romance of Three Kingdom dan Mahabrata menceritakan tentang pendekar, tapi saya ingin menilik dari kisah klasik yang lain yaitu Shui Hu Zhuan (The Water Margin) atau tepi air yang mana ditulis oleh Shi Nai An (1296-1370). Kisah tepi air digambarkan terjadi pada masa Song Utara (Bei Song) (960-1127M) yang mana pada tahun 1119-1121M terjadi pemberontakan di propinsi He Bei yang bermarkas di Liang Shan.

Sebelum melanjutkan cerita ada pepatah "Dipaksa naik gunung Liang Shan" yang artinya jangan memaksakan orang untuk melakukan perlawanan.

Pemberontakan yang dipimpin oleh Song Jiang yang merupakan mantan pejabat departemen hukum dan beserta 107 tokoh jagoan lainnya dinobatkan dengan gelar kehormatan 36 tokoh dengan bintang mahaputera langit dan 72 tokoh dengan bintang mahasakti bumi. Tapi kisah ini diakhiri dengan menyerahkan diri mereka kepada kerajaan atau pemerintahan yang memberikan amnesti kehormatan. Akan tetapi sayang, kehidupan di akhir hayat mereka tetaplah penuh dengan tragedi.

Berikut adalah 6 tokoh dari 108 tokoh yang menurut saya merupakan bagian terpenting:

* Song Jiang yang melepaskan jabatannya akibat membocorkan rahasia pemerintahan yang berakibat terlepasnya buron jagoan. Akibat kesalahan tersebut Song Jiang melarikan diri dan pada akhirnya melakukan pemberontakan kepada pemerintahan (yang mungkin disebabkan oleh kebijakan pemerintahan). Diakhir cerita ia mendapatkan amnesti dan mengabdi pada pemerintahan lagi; tapi di akhir hayatnya, ia mati diracun oleh pejabat pemerintahan.
* Wu Yong adalah penasehat Song Jiang, ahli strategis, cekatan, pintar, pengetahuan luas, melalap ribuan jilid buku. Ketika Song Jiang mati, ia mati gantung diri di depan kuburannya dan dikubur bersama. Hal ini menunjukan karakter kesetiaan.
* Lin Chong adalah komandan jenderal pasukan elit kerajaan dengan 800 ribu anggotanya. Dalam perjalanan hidupnya, ia difitnah oleh pembisik raja yang berakibat bergabung dengan Song Jiang. Dalam cerita ini, Lin Chong bersama Lu Zhi Shen dan Wu Song adalah tokoh yang tidak setuju menyerahkan diri kepada pemerintahan akibat loyalitasnya kepada Song Jiang, mereka mentaati keputusan pemimpinnya dan mengundurkan diri (berakhir sebagai pendeta). Di akhir hayat ia terkena serangan stroke dan meninggal di vihara.
* Lu Zhi Shen adalah penjabat pemerintahan yang membunuh pejabat bobrok yang melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Akibatnya ia menjadi buronan yang kemudian ia berstatus sebagai pendeta yang digambarkan sebagai pendeta yang arogan, kuat, makan daging anjing dan suka mabuk-mabukan. Di akhir hayat meninggal secara wajar sebagai pendeta.
* Wu Song adalah seseorang yang membunuh kakak ipar dan selingkuhannya karena membunuh kakaknya. Kehebatannya adalah ia membunuh harimau dengan kepalan tangannya. Wu Song merupakan orang yang merawat Lim Chong ketika sakit. Wu Song menjadi pendeta dan meninggal pada usia 80 tahun.
* Li Kui, orang yang menolong Song Jiang dalam buronan dan kemudian terikat oleh angkat saudara. Hubungan emosi mereka bagaikan seorang ayah dan anak. Dikisahkan ibunya meninggal akibat diterkam harimau dan Li Kui dengan goloknya mampu membunuh 4 harimau sekaligus. Li Kui yang memiliki sifat kesetia kawanan dan keberanian yang luar biasa. Akan tetapi sayang ketika Song Jiang sadar diberikan minum arak beracun, ia juga memberikannya kepada Li Kui sehingga mati bersama. Hal ini disebabkan Song Jiang khawatir Li Kui melakukan pemberontakan kepada pemerintahan setelah ia meninggal.

Apa yang dimaksud dengan pendekar atau jagoan? Dalam cerita ini seorang jagoan menunjukan suatu kesetia kawanan, loyalitas yang tentu membela rakyat kecil. Jagoan tidak disamakan dengan preman atau provokator dan juga tidak melakukan hal yang anarkis atas nama rakyat atau menjadi teroris dengan dalih nama agama.

Pelajaran yang diambil. Mereka menjadi buronan karena membela yang benar, akan tetapi ketika mereka melakukan pemberontakan seringkali mereka terlena akan sesuatu yang menguntungkan bagi dirinya (kemenangan diri yang menjadikan puas diri) sehingga lupa akan tujuan awalnya.

Sabtu, 12 Maret 2011

Mati Suri

Mati suri (NDE – Near Death Experience / Pengalaman Mendekati Ajal) terjadi semakin sering karena meningkatnya kemampuan sains untuk menyelamatkan hidup manusia bahkan di saat kritis. Isi dari NDE dan efek pada pasien tampaknya sama di dunia ini, tidak peduli budaya dan masanya. Sifat subjektifnya dan ketiadaan kerangka referensi untuk pengalaman ini membawa pada faktor individual, budaya dan agama menentukan kosakata yang dipakai untuk menjelaskan dan menafsirkan pengalamannya. Sebagai contoh, jika kamu buddha, kamu kemungkinan akan merasakan pengalaman yang sesuai ajaran buddha. Jika kamu muslim, kemungkinan besar kamu merasakan apa yang kamu yakini sesuai ajaran agamamu. Jika kamu kristen, kemungkinan besar akan sesuai dengan ajaran kristen dsb. Karenanya, ada kemungkinan kalau mati suri seperti apa yang dirasakan seseorang ketika mimpi.

Sebelum mendefinisikan mati suri, kita harus mengetahui apa itu definisi mati. Sebelumnya definisi mati yang diterima komite Ad Hoc Harvard Medical School di tahun 1968 adalah lenyapnya seluruh fungsi otak. Walau begitu, kemudian ditemukan adanya pasien yang seluruh otaknya telah mati, namun jantungnya masih berdetak. Detak lemah ini disebabkan oleh fungsi paru-paru. Bila paru-paru tetap dipaksa bernapas, orang ini masih mungkin untuk mencerna makanan, melakukan ekskresi dan bahkan bereproduksi. Karenanya definisi ini dipandang tidak sesuai lagi. Untuk itu dipakai definisi baru yaitu kematian sel otak. Kematian terjadi bila kerusakan sel otak permanen karena tidak adanya oksigen. Dengan definisi ini, maka pasien yang paru-parunya masih memompa oksigen ke otak lewat jantung walaupun otak tidak dapat berfungsi lagi (mati dalam definisi Harvard) masih dapat dipandang masih hidup.

Jadi definisi mati merupakan sebuah proses yang melibatkan tiga organ utama: jantung, paru-paru dan otak. Walau ketiga organ ini saling kait dan kematian salah satunya akan membawa pada kematian dua lainnya, seseorang baru boleh dikatakan meninggal bila ketiganya telah sepenuhnya berhenti berfungsi.

Mati suri sendiri dapat didefinisikan sebagai ingatan yang dilaporkan dari seluruh kesan yang didapatkan seseorang dalam kondisi sadar khusus, termasuk sejumlah unsur khususnya seperti keluar dari jasad, perasaan damai, melihat lorong, melihat cahaya, bertemu keluarga yang telah wafat atau sebuah peninjauan ulang pengalaman semasa hidup. Kondisi ini terjadi pada saat-saat seseorang menjelang kondisi mati.

Tidak ada satupun pengalaman yang sama dirasakan oleh semua orang yang selamat dari mati suri. Akibatnya sulit untuk melihat adanya nilai objektif dari laporan penderita mati suri. Walau begitu, dapat saja mati suri sebenarnya beberapa jenis pengalaman berbeda yang faktornya belum ditemukan, bukannya satu jenis pengalaman saja yang kita namakan NDE. Sebagian pengalaman, seperti pengalaman mistik, melihat cahaya di ujung terowongan, peninjauan ulang masa hidup dan keluar dari jasad, merupakan pengalaman yang paling menarik minat parapsikolog. Yang paling sering dipakai adalah pengalaman keluar dari jasad, yang dipakai sebagai bukti adanya roh dan kelangsungan hidup setelah mati.

Banyak dilaporkan menjadi penyebab mati suri, seperti kemacetan jantung (mati klinis), shock pasca pendarahan besar, cedera otak traumatik atau haemorrhage intra cerebral (pendarahan di dalam otak), nyaris tenggelam (asphyxia), namun juga dalam penyakit serius yang tidak seketika mengancam jiwa. Pengalaman yang serupa dengan mati suri dapat juga terjadi saat fase terminal suatu penyakit yang disebut visi kematian. Pengalaman serupa seperti pengalaman takut mati juga dilaporkan setelah situasi dimana kematian sudah pasti akan terjadi seperti saat mengalami kecelakaan lalu lintas atau pendakian gunung.

Mati suri bersifat transformasional. Artinya ia mampu mengubah seluruh pandangan hidup seseorang, dan juga bahkan menghilangkan rasa takut mati pada diri seseorang. Kondisi mati suri sebenarnya sering terjadi, dan dipandang sebagai suatu yang misterius bagi banyak dokter. Mereka sering kali mengabaikan laporan pengalaman atau medis bila sang pasien berhasil selamat dari kematian.

Istilah Near Death Experience diberikan pertama kali tahun 1975 dalam buku Life After Life karya Dr. Raymond Moody. Dari sinilah perhatian publik pada masalah ini mulai berkembang. Walau begitu, cerita tentang mati suri telah beredar sejak lama sepanjang sejarah. Plato dalam karyanya, Republic, yang ditulis tahun 360 SM, menceritakan tentang seorang prajurit bernama Er yang mengalami mati suri setelah terbunuh di medan perang. Er menceritakan jiwanya meninggalkan tubuh, diadili bersama jiwa lainnya dan melihat surga. Seperti yang kita lihat disini, bisa jadi pengalaman mati suri seperti ini disebabkan oleh keyakinan agamanya. Namun hal yang sebaliknya juga mungkin terjadi, agama muncul disebabkan oleh pengalaman orang yang mati suri.
Keracunan Karbon Dioksida

Penelitian terbaru oleh Zalika Klemenc-Ketis dan kawan-kawan yang dilaporkan di Jurnal Critical Care baru saja menemukan satu-satunya hal yang ditemukan pada semua orang yang mengalami mati suri. Tim peneliti mempelajari 52 pasien serangan jantung yang dirawat di tiga rumah sakit dalam kondisi kritis. Sebelas diantaranya melaporkan mengalami mati suri. Tim peneliti menemukan bahwa saat mengalami serangan jantung, mereka semua mengalami gejolak gas di dalam darah, seperti Karbon Dioksida. Dari semua gas ini, ada satu gas yang naik hanya pada mereka yang mengalami mati suri. Gas ini adalah Karbon Dioksida.

Dalam penelitian ini disimpulkan pula kalau jenis kelamin, usia, agama, waktu yang diperlukan untuk menghidupkan dan obat yang digunakan untuk perawatan, tidak berkorelasi nyata dengan perasaan mati suri. Hanya karbon dioksida, itu saja.

Hal ini didukung fakta kalau orang yang menghirup terlalu banyak karbon dioksida, atau berada pada ketinggian yang dapat meningkatkan konsentrasi karbon dioksida darah seperti pilot, juga mengalami sensasi seperti mati suri.

Ini penemuan penting dalam pemahaman kita tentang mati suri. Kita telah tau kalau semua orang yang mati suri memiliki konsentrasi karbon dioksida tinggi dalam darahnya. Tidak peduli dia kiai atau ateis, tidak peduli mati karena kecelakaan atau penyakit. Semua sama.

Tapi ada satu masalah. Saat mengalami serangan jantung, semua orang memiliki konsentrasi karbon dioksida yang tinggi di darahnya. Tapi hanya 10 persen saja yang mengalami mati suri.

Penelitian ini jelas meruntuhkan hipotesis dualisme jasad-jiwa, yang mengatakan kalau ada keterpisahan antara jiwa dan jasad manusia. Bagaimana mungkin jiwa seseorang keluar dari jasad namun masih terpengaruhi oleh kadar karbon dioksida di darah, dan darah berada di jasad tersebut?

Karenanya paradigma monisme (kesatuan jasad-jiwa) tetap didukung fakta dan arah penelitian mati suri telah benar sebagaimana diduga para ilmuan sejak lahirnya sains biologi.

Referensi

1. Van Lommel W, Van Wees R, Meyers V, Elfferich I. Near-death experience in survivors of cardiac arrest: a prospective study in the Netherlands. Lancet 2001;358:2039-2045.

2. Ed Grabianowski. 2010. How Near-death Experiences Work?

3. Robert Todd Carrol. 2003. Skeptics Dictionary: NDE

4. Jody A. Long, 2008. Dreams, Near-Death Experiences, and Reality

5. Kevin Williams. 2007. Questions and Answers: An interview with Kevin Williams

6. Kevin Williams. 2007. The NDE and Mental Telepathy

7. Klemenc-Ketis Z, Kersnik J, Grmec S The effect of carbon dioxide on near-death experiences in out-of-hospital cardiac arrest survivors: a prospective observational study Critical Care 2010, 14:R56 (8 April 2010)

8. Greyson, B. Hypercapnia and hypokalemia in near-death experiences.Critical Care 2010, 14:420 (27 May 2010)

9. Kevin Williams. 2007. The NDE and Death

10. Kevin Williams. 2007. The NDE and Out-of-Body

11. John Roach. 2006. High-Altitude Suits Keep Pressure on Pilots

12. Kevin Williams. 2007 The NDE and Heaven

13. Jody A. Long. 2008. Near-Death Experience, Religion, and Spirituality

14. Wikipedia. 2010. Near Death Experience